Rabu, 12 September 2012 - 09:06:50 WIB

BPR Bank Purworejo Ranking 58 dari 1.706 BPR Se Indonesia


Diposting oleh : Administrator
Kategori: Teknologi - Dibaca: 83558 kali

Ditengah ketatnya persaingan lembaga perbankkan, di tahun 2010 prestasi terbaik diraih oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) “Bank Purworejo”.Badan usaha milik daerah (BUMD) Kabupaten Purworejo memperoleh nilai 88,72, dengan predikat sangat bagus. Dengan perolahan nlai tersebut, BPR Bank Purworejo menempati ranking 58 dari 1.706 BPR se Indonesia di kelompoknya.

 Penilaian ini dilakukan oleh Infobank, sebuah media terbitan Jakarta, yang memuat informasi tentang pebankan dan lembaga keuangan lainnya. Media ini selalu mengadakan penilaian kinerja perbankan setiap tahun. Penilaiannya berdasarkan data yang diambil dari Bank Indoneaia (BI). Berdasarkan informasi yang dilansir media tesebut edisi Juni 2011, BPR Bank Purworejo menempati ranking 8 dari 15 BPR di Jateng yang masuk ranking dibawah 98 secara nasional.

Direktur BPR “Bank Purworejo”, Wahyu Argono, ketika ditemui di ruang kerjanya mengakui bahwa pihaknya mengetahui hal itu dari pemberitaan di media Infobank edisi Juni 2011. Sebelum dan saat penilaian, pihakya tidak mengetahui sama sekali, karena penilaian dengan mengambil data dari Bank Indonesia (BI). Infobank sebagai penilai, lanjutnya, merupakan mediayang memberikan informasi tentang perbankan dan lembaga keuangan lainnya, yang terbit setiap bulan. Sehingga dalam hal ini merupakan lembaga independen.Media ini secara rutin memberikan penilaian terhadap kinerja lembaga perbankan dan keuangan lainnya setiap tahun.

Pihak Infobank melakukan penilaian terhadap BPR se Indonesia, yang dibedakan menjadi tiga kelompok berdasarkan besarnya aset yang dimiliki. Kelompok pertama BPR beraset diatas Rp 100 milyar. Kelompok kedua 50-Rp 100 milyar. Dan ketiga 25-Rp 50 milyar. BPR “Bank Purworejo” masuk kelompok ketiga dengan aset Rp 42, 178 milyar. Di kelompok ketiga tersebut, terdapat 1.706 BPR yang dilakukan penilaian. Dari jumlah tersebut, diciutkan menjadi 399. Dari 399 BPR diciutkan lagi menjadi 186 BPR dengan predikat sangat bagus. Dari 186 BPR, ternyata Bank Purworejo menempati ranking 58 dengan nilai 88,72. Predikat sangat bagus diberikan kepada BPR yang memperoleh nilai diatas 81.

Mengenai kiat-kiat yang dilakukan hingga memperoleh prestasi tersebut, Wahyu Argono, yang memimpin sejak 2007 lalu, dengan nada merendah mengaku tidak ada kiat-kiat khusus. Yang ia lakukan, menurutnya, hanya sebatas menjalankan roda BPR sesuai ketetuan BI saja. Termasuk memenuhi kewajiban laporan baik bulanan, maupun tahunan kepada BI. Kriteria penilaian oleh Infobank yaitu, NPL (kredit bermasalah), asset, permodalan, rentabilitas, likwiditas, dan efisiensi.

Dijelaskan bahwa kasus kredit macet bisa terjadi hampir di semua perbankan, tak terkecuali di lembaganya. Berdasarkan ketentuan BI, kredit macet masih mendapat toleransi bila di bawah 5%. Kasus tersebut dipihaknya terjadi 0,52%. Itupun disebabkan akibat wanprestasi atau ulah nasabah. Mereka ingkar janji terhadap permohonan kredit yang diajukan. Rendahnya kridir macet, tak lepas dari kehati-hatian lembaganya terhadap permohonan kredit yang masuk. Kredit bisa dicairkan bila betul-betul sesuai prosedur yang disyaratkan BI. Harus mengetahui karakter modal kegunaandan tujuan kredit, harus sesuai dengan saat pengajuan. Selalu memberikan pembinaan kepada nasabah.

Pertumbuhanpermodalan mendapat penilaian bagus, karena penambahan modal oleh pemilik dalam hal ini pemerintah kabupaten. Tahun 2010, pihaknya mendapat tambahan modal dari pemkab Rp 4 milyar. Demikian juga tingkat kepercayaan dalam menghimpun dana dari pihak ketiga, dinilai sangat tinggi. Dana yang terhimpun dari masyaraat sampai dengan posisi 2010 sebesar Rp 21 milyar. Kredit yang disalurkan ke masyarakat sebesar Rp 35 milyar.

Perolehan laba tahun 2010 sebelum pajak Rp 669 juta. Tahun 2011 ditarget Rp 900 juta. Angka ini ia optimis, lantaran posisi akhir Mei, laba yang diperoleh sekitar Rp 600 juta.Semenjak ia menjabat hingga tahun 2010, pihaknya telah menyetor PAD ke kas daerah Rp 735 juta. Untuk efisiensi anggaran, pihaknya menekan setiap biaya pengeluaran. Pengeluaran ditekan dengan prinsisp seefisien mungkin.



1210 Komentar :

Xtreme No
29 November 2013 - 21:31:53 WIB

Semoga tetap menjadi sumber informasi terbaik.
automatic gate
30 November 2013 - 10:30:45 WIB

informasi yang mantap sekali , menambah wawasan juga gan, sukses selalu....
Cara cepat menurunkan darah tinggi
02 Desember 2013 - 08:35:02 WIB

Boleh dicoba, insya Allah Manjur! :)
Paket Wisata Bali
02 Desember 2013 - 10:29:46 WIB

trims info webnya pak
mengobati alzheimer
02 Desember 2013 - 11:09:54 WIB

sangat bergairah sekali mas boy.. thank you yah
cara mengobati penyakit gagal ginjal
02 Desember 2013 - 13:05:48 WIB

Thank's gan infonya bagus dan menarik..!! :)
pengobatan alternatif gagal ginjal
02 Desember 2013 - 14:21:18 WIB

Thank's gan infonya bagus dan menarik..!! :)
Flights to Orlando
03 Desember 2013 - 07:14:08 WIB

senang membaca artikel ini. menambah wawasan..
Manfaat Daun Cincau
03 Desember 2013 - 08:33:53 WIB

Salam kenal http://goo.gl/Q4Mzml
Manfaat Kopi
03 Desember 2013 - 08:35:08 WIB

okkkk
<< First | < Prev | 1 | 2 | 3 | 4 | ... | 121 | Next > | Last >>

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)